Pages

Wednesday, June 6, 2012

Tik..tik..tik.. Hujan

Tik..tik..tik bunyi hujan di atas genting..
Airnya turun tidak terkira.. Cobalah tengok dahan dan ranting..
Pohon dan kebun basah semua.

Waahhh denger lagu itu jadi inget lagi waktu kecil ya. Lagu yang berjudul "Hujan" ciptaan Ibu Sud tersebut memang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Hampir semua anak-anak di era 90an hafal dengan lagu tersebut termasuk saya sendiri. :)
Apalagi kalau hujan lagi turun, langsung deh inget sama  lagu itu dan kita mulai bersenandung menyanyikan lagu yang dikenal dengan "tik tik tik" itu. :D

Ngomongin soal hujan di bumi kita tercinta ini khususnya di Indonesia, pasti banyak dari kita yang suka berkeluh kesah mengenai hujan. "Addduuuhhh, kok hujan sih, nanti kebanjiran". "Aaaahh pake ujan segala lagi nanti make-up gw luntur". "Yaaaahhh ujan, gw ga jadi pergi ni". Sebenernya sih masih banyak keluhan yang lainya, tapi itu hanya beberapa contoh yang sering mereka keluhkan di dunia maya ini.
Mmmmmhhh, agak disayangkan sekali sih, kenapa mereka mengeluh karena hujan. Padahal, kalau mereka tau yang sebenernya, hujan itu sangat luar biasa. Hujan itu anugerah, hujan itu nikmat, hujan itu karunia, hujan itu rezeki. Kita semua yang tinggal di bumi ini butuh hujan, ingat "kita" bukan "aku". Di sini ada hewan dan tumbuhan. Hujan merupakan salah satu tanda-tanda kekuasaan Allah SWT. Banyak ayat Al-Qur'an yang menceritakan akan nikmat hujan ini. Allah SWT berfirman :

"(Dialah) yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dialah yang menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia hasilkan dengan (hujan) itu buah-buahan sbagai rezeki untukmu. Karena itu janganlah kamu mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah, padahal kamu mengetahui". (Q.S. Al-Baqarah : 22)

Allah SWT juga berfirman :
"Dan dari langit Kami turunkan air yng memberi berkah, lalu Kami tumbuhkan dengan (air) itu pepohonan yang rindang dan biji-bijian yang dapat dipanen". (Q.S Qaf : 9)

Hujan
Banyak juga yang bilang, "tapi kalo hujan tuh malah jadi banjir". Eh eh eh entar dulu. Banjir yang terjadi itu karena ulah manusia, bukan karena hujan. Manusia suka merusak alam, suka buang sampah sembarangan, banyak tempat untuk penyerapan air dibuat gedung-gedung dan perumahan.

Pokoknya, kalau hujan mah nikmat. Rasanya sejuk, adem. Rasanya juga mau main hujan-hujanan kayak waktu kecil dulu. Saya selalu menanti saat turunnya hujan. Mau tau kenapa? Karena saat hujan itu merupakan salah satu waktu yang doanya dijabah oleh Allah SWT. Jadi, manfaatkan waktu sebaik mungkin tuh. :D

Saya juga suka saat-saat setelah hujan, karena ada aroma tanah yang unik tercium di hidung saya. Aromanya sungguh khas, karena tanah tersebut sudah lama tidak dihujani, pada saat hujan mengguyur tanah tersebut, keluarlah aroma yang "waaahh". Selain itu kalau saya lagi "beruntung" saya juga bisa melihat pelangi. Sungguh indah sekali.

Pelangi

Saya jadi mau bernostalgia lagi dengan  menyanyikan lagu Sherina yang judulnya "Pelangiku"

Titik - titik hujan, masih membasahi
Kala kau menyapa, pelangiku
Ingin kuberlari, jumpa bidadari
Bawalah aku pergi, bersamamu
Bisikkan kisah yang lucu
Nyanyikanlah lagu merdumu
Merah, kuning, jingga dan ungu
Sentuhkan warnamu dalam gaunku

Ingin ku menari

Hingga kau sembunyi
Rindu pelangiku, datang lagi







No comments:

Post a Comment