Hei kamu..
Aku ingin
menciptakan sebuah melodi..
Melodi kehidupan..
Rentetan
nada-nada kehidupan antara aku dan kamu.
Kita bersama
menyambung nada demi nada, hingga tersusun sebuah melodi yang harmonis.
Kita bisa
memulainya dari do, re, fa, atau dari sol..
Lalu kita
bersama menyambungnya ke mi..mi..sol..sol..la..la..
Atau mungkin
dari nada F major ke G minor lalu ke A minor.
Aku tau, di
tengah melodi nanti akan terjadi nada yang sumbang.
Mungkin juga
terjadi kenaikan nada dan tiba-tiba penurunan
nada.
Hei kamu..
Maka
tetaplah bersama aku..
Kita
ciptakan melodi ini bersama..
Kita benahi
nada yang sumbang itu.
Kita
stabilkan bersama kenaikan dan penurunan nada itu.
Bukankah
hidup ini bak melodi itu?
Kadang
stabil, kadang berbelok,kadang tinggi, dan tiba-tiba kita terjatuh.
Tapi..
Bukankah
melodi itu menjadi indah dengan adanya kenaikan dan penurunan nada-nada itu?
Begitu juga
dengan melodi hidup kita ini.
Maka
tetaplah bersama aku.
Kita rangkai
nada demi nada kehidupan ini bersama.
Kita naiki
tangga nada cinta ini bersama..
Setapak demi
setapak.. Kita berjalan kemudian berlari bersama.
Kita juga
bubuhi nada-nada AlamNya.
Alunan
gemericik hujan..Alunan ombak yang
berdesir..
Suara angin
yang berhembus..Suara petir yang bergemuruh.
Bunyi kicauan
burung..
Dan…
Nada yang
tak boleh kita lupakan..Nada yang harus ada..
Nada yang
begitu Sempurna..Nada yang menggetarkan..
Nada yang
membuat begitu indah melodi cinta kita..
Nada
CintaNYA.
Aku
yakin..Bersamamu aku bisa menciptakan Melodi Cinta ini..
Merangkai
nada demi nada..Menaiki sebuah tangga nada cinta..
Menuju
JannahNya.
Jakarta, 18 September 2013
Utami Dwi Kania
Follow twitter :
@utamidwikania
@KSMJakarta
@Rumah_PIJAR