Pages

Wednesday, June 20, 2012

Tolong, Berhentilah Merokok !!!

Akhir-akhir ini saya merasakan puncak kekesalan terhadap orang yang suka merokok atau biasa disebut perokok aktif. Dimana-mana saya melihat orang merokok, di jalanan, angkot, pasar, pusat perbelanjaan, rumah, perkantoran, sekolah, kampus, dll. Dari yang muda dan tua, kaya dan miskin, laki-laki maupun perempuan. Semuanya ada. Waahhh saya merasa "dihantui" dengan para perokok tersebut. Mereka ada dimana-mana. Menyeramkan sekali. Kekesalan saya semakin memuncak, tatkala saya merasakan sendiri "cipratan" dari sang perokok. Banyak sekali "cipratan" besar yang sangat membahayakan dan merugikan orang disekitarnya dan juga dirinya.

 Berikut daftar kerugian beserta bahaya dari merokok :
1. Abu rokoknya membuat lantai rumah menjadi  kotor. Saya yang suka menyapu rumah, sering sekali melihat abu rokok bertebaran dimana-mana. Asbak rokok pun sudah penuh dengan puntung rokok beserta abunya. Setelah saya sapu, beberapa jam kemudian atau terkadang beberapa menit kemudian, abu rokok tersebut sudah berserakan lagi di lantai.
2. Bara dari rokok. Suatu hari saya pernah dibonceng motor oleh teman saya yang sedang merokok, dan bara api tersebut mengenai  mata saya. Alhamdulillah mata saya tidak kenapa-kenapa, tapi yaaa lumayan perih juga kena mata.
3. Asap rokoknya sangat berbahaya bagi perokok pasif. Padahal perokok pasif itu hanya terkena asapnya, tetapi resiko terkena penyakitnya lebih besar.
4. "Buang-buang" uang. Kalau saya lihat, rata-rata seorang perokok bisa menghabiskan rokoknya satu bungkus. Misalkan 1 hari seseorang membeli rokok dengan harga Rp. 10.000/bungkus, dikalikan dengan 30 hari (1 bulan), berarti uang yang dikeluarkan oleh perokok selama sebulan adalah Rp. 300.000. Waahh, jumlah yang besar dan hanya digunakan untuk "membakar" uang. Sungguh miris. Padahal,  untuk kebutuhan yang lebih penting saja terkadang masih merasa kurang, tapi untuk membeli rokok dibela-belain. Apa manfaat yang didapat? Mending duitnya untuk disedekahin deh atau ditabung tuh untuk naik haji.
5. Banyak zat-zat kimia yang berbahaya dalam komposisi rokok, diantaranya nikotin, tar, karbon monoksida, dll. Saya yakin hampir semua perokok sudah tahu bahayanya zat-zat tersebut bagi kesehatan tubuh. Bahkan dikemasan rokoknya sudah tertera akibat dari merokok, begini bunyinya "Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin".
6. Meningkatnya stress dan tidak terkendalinya emosi. Kata orang-orang yang ngerokok, "kalo lagi stress, mending kite ngerokok aja, dijamin stressnya ilang". Mmmhh, sejauh mata memandang malahan kalo merokok makin stress deh, emosinya jd labil berdampak ke orang-orang disekitarnya. Kena marah, omel. Ckckckck.

Kita bisa lihat dan merasakan sendiri, begitu banyak kerugian dan bahaya dari rokok. Bahkan Allah SWT befirman :  
“…Dan (Rosul) itu menghalalkan yang baik-baik dan mengharamkan segala yang buruk …”.(QS. Al-A’rof : 157).

Jelas sekali, kalau rokok itu merupakan sesuatu yang buruk. 

Allah SWT mengharamkan segala sesuatu yang mudhorot (bahaya) nya lebih besar dari manfaatnya seperti arak dan judi, sebagaimana firman-Nya:
”… Dan dosa keduanya (arak dan judi) lebih besar ketimbang manfaatnya… ” (QS. Al-Baqoroh: 219).

Sangat jelas, rokok lebih banyak bahayanya daripada manfaatnya yang masih belum jelas.

Rokok itu mematikan
Ayolah semuanya, para bapak, ibu, sahabat, kakak, dan adik tolong berhentilah merokok. Saya tahu kalian semua tahu bahaya-bahaya merokok, kerugianya untuk diri sendiri dan orang-orang yang kalian cintai. Tapi, kenapa kalian masih terus merokok? Apa harus ada kejadian yang "wah" baru berhenti dan menyesal? Saya tahu memang sulit untuk berhenti merokok dalam waktu yang cepat. Untuk satu hari merokok 5 batang, esoknya 3 batang, esoknya lagi 1 batang, dan akhirnya tidak merokok. Belajar belajar, berusaha berusaha, berkomitmen. Ketika memang berniat untuk berhenti, yakinlah Allah SWT akan menuntun hati ini ke arah yang lebih baik. Terus berdoalah kepada Allah SWT agar kita bisa selalu dibimbing oleh-Nya. 


Jadi, TOLONG BERHENTILAH MEROKOK !!!


Wednesday, June 6, 2012

Tik..tik..tik.. Hujan

Tik..tik..tik bunyi hujan di atas genting..
Airnya turun tidak terkira.. Cobalah tengok dahan dan ranting..
Pohon dan kebun basah semua.

Waahhh denger lagu itu jadi inget lagi waktu kecil ya. Lagu yang berjudul "Hujan" ciptaan Ibu Sud tersebut memang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Hampir semua anak-anak di era 90an hafal dengan lagu tersebut termasuk saya sendiri. :)
Apalagi kalau hujan lagi turun, langsung deh inget sama  lagu itu dan kita mulai bersenandung menyanyikan lagu yang dikenal dengan "tik tik tik" itu. :D

Ngomongin soal hujan di bumi kita tercinta ini khususnya di Indonesia, pasti banyak dari kita yang suka berkeluh kesah mengenai hujan. "Addduuuhhh, kok hujan sih, nanti kebanjiran". "Aaaahh pake ujan segala lagi nanti make-up gw luntur". "Yaaaahhh ujan, gw ga jadi pergi ni". Sebenernya sih masih banyak keluhan yang lainya, tapi itu hanya beberapa contoh yang sering mereka keluhkan di dunia maya ini.
Mmmmmhhh, agak disayangkan sekali sih, kenapa mereka mengeluh karena hujan. Padahal, kalau mereka tau yang sebenernya, hujan itu sangat luar biasa. Hujan itu anugerah, hujan itu nikmat, hujan itu karunia, hujan itu rezeki. Kita semua yang tinggal di bumi ini butuh hujan, ingat "kita" bukan "aku". Di sini ada hewan dan tumbuhan. Hujan merupakan salah satu tanda-tanda kekuasaan Allah SWT. Banyak ayat Al-Qur'an yang menceritakan akan nikmat hujan ini. Allah SWT berfirman :

"(Dialah) yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dialah yang menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia hasilkan dengan (hujan) itu buah-buahan sbagai rezeki untukmu. Karena itu janganlah kamu mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah, padahal kamu mengetahui". (Q.S. Al-Baqarah : 22)

Allah SWT juga berfirman :
"Dan dari langit Kami turunkan air yng memberi berkah, lalu Kami tumbuhkan dengan (air) itu pepohonan yang rindang dan biji-bijian yang dapat dipanen". (Q.S Qaf : 9)

Hujan
Banyak juga yang bilang, "tapi kalo hujan tuh malah jadi banjir". Eh eh eh entar dulu. Banjir yang terjadi itu karena ulah manusia, bukan karena hujan. Manusia suka merusak alam, suka buang sampah sembarangan, banyak tempat untuk penyerapan air dibuat gedung-gedung dan perumahan.

Pokoknya, kalau hujan mah nikmat. Rasanya sejuk, adem. Rasanya juga mau main hujan-hujanan kayak waktu kecil dulu. Saya selalu menanti saat turunnya hujan. Mau tau kenapa? Karena saat hujan itu merupakan salah satu waktu yang doanya dijabah oleh Allah SWT. Jadi, manfaatkan waktu sebaik mungkin tuh. :D

Saya juga suka saat-saat setelah hujan, karena ada aroma tanah yang unik tercium di hidung saya. Aromanya sungguh khas, karena tanah tersebut sudah lama tidak dihujani, pada saat hujan mengguyur tanah tersebut, keluarlah aroma yang "waaahh". Selain itu kalau saya lagi "beruntung" saya juga bisa melihat pelangi. Sungguh indah sekali.

Pelangi

Saya jadi mau bernostalgia lagi dengan  menyanyikan lagu Sherina yang judulnya "Pelangiku"

Titik - titik hujan, masih membasahi
Kala kau menyapa, pelangiku
Ingin kuberlari, jumpa bidadari
Bawalah aku pergi, bersamamu
Bisikkan kisah yang lucu
Nyanyikanlah lagu merdumu
Merah, kuning, jingga dan ungu
Sentuhkan warnamu dalam gaunku

Ingin ku menari

Hingga kau sembunyi
Rindu pelangiku, datang lagi